Produktif & Efektif Dalam Menanggapi Debat di Medsos

6ca
Sedari kemarin saya banyak membaca sejumlah artikel yang ditulis oleh rekan-rekan Indonesia yang kuliah di luar negeri. Saya suka membaca tulisan-tulisan mereka yang umumnya runtut, logikanya jelas, basis informasinya bisa dilacak, dan positioningnya juga jelas. Sebuah sikap disiplin dalam menulis dan berpikir, yang ditempa di lingkungan akademiknya.

Serta merta saya teringat dengan salah satu teman, yang juga sangat giat memaparkan pemikirannya dalam bentuk tulisan, yang dia publikasikan di medsos. Ia sangat cermat memilih kalimat, cermat pula menentukan argumen. Dan jika menjawab pertanyaan, bisa panjang banget. Sangat menghibur dan informatif.

Namun, saya juga melihat, bahwa ia terlalu meladeni pertanyaan-pertanyaan yang kurang efektif. Karena si penanya, hanya ingin mendebat, dan apapun jawabannya, akan disanggah.

Belum lagi beragam perlakuan tidak enak yang diterimanya. Mulai dari diejek, dituduh sudah menjadi antek, dan bahkan tulisannya disebar ke keluarganya dengan imbuhan informasi bahwa dia sudah lupa dengan jati dirinya sebagai orang Indonesia. Dan seterusnya. Tentu kita sudah banyak tahu bagaimana model interaksi di medsos terhadap topik-topik yang panas.

Saya bilang kepadanya, bahwa tidak ada manfaatnya meladeni tipe penanya yang tidak bisa melihat lebih dari sekedar ukuran hitam putih. Energi akan terbuang sia-sia. Beda dengan penanya yang memiliki setidaknya sikap terbuka. Meskipun mungkin tidak selalu bisa mengemukakan argumen yang setara, tetapi setidaknya orang dengan tipe demikian, masih mau mendengar dan memikirkan.

Kedua, meladeni setiap pertanyaan di medsos, bisa jadi kontra produktif. Tulisan akan tenggelam oleh beragam caci-maki dan komentar yang tidak jelas. Emosi jelas akan terpengaruh, baik sedikit maupun banyak. Belum lagi tulisan juga akan tertimbun oleh status yang baru.

Saya menyarankan agar ia sekalian saja menulis untuk media massa. Sebab di sana, ia akan punya audiens lebih luas, serta lebih spesifik. Media tertentu disukai oleh audiens tertentu. Pesan akan menyebar lebih banyak. Artikel bisa diarsip, juga mudah untuk dishare sekaligus ke beberapa medsos. Dan suatu saat kelak, artikel-artikel itu bisa menjadi bahan untuk buku.

Keuntungan berikutnya, ia tidak perlu menghabiskan waktu meladeni semua pertanyaan satu demi satu. Ia bisa mengkonversi setiap ide dalam debat di medsos, menjadi artikel berikutnya. Yang bisa dibaca oleh semua orang, dan tidak terbatas ditujukan ke satu atau dua orang saja. Manfaatnya akan lebih besar, dan di sisi lain, akan menambah banyak jejak rekam pemikiran dia dalam bentuk tulisan. Hidup akan lebih produktif.

Saran saya ia dengarkan. Dan hasilnya, persis seperti yang saya perkirakan. Tulisannya disukai oleh media tersebut. Setiap kali ada peristiwa atau kejadian yang membutuhkan analisanya, maka media itu pasti akan mengontak. Itu jelas sangat menguntungkan bagi komunikasi Brand Dirinya.

Karena media massa itu memiliki link online, dengan mudah ia tinggal menaruh link artikelnya di medsos yang dimilikinya. Kemudian tag setiap orang yang dirasa punya concern dengan ide yang dia bawa. Selanjutnya, tinggal memperhatikan komentar yang masuk. Jika ada yang dirasa kurang efektif untuk ditanggapi di medsos, maka ia akan menulisnya menjadi artikel baru. Termasuk jika ada yang menarik untuk ditulis, maka ia akan menuliskannya. Bertambah panjang lagi rekor produktifitas dia dalam menulis.

Sebuah debat di medsos akan jadi buruk, jika ia membuat kita tidak produktif, dan menghabiskan banyak waktu. Perhatikan jika muncul keinginan untuk terus meladeni. Tarik diri sebentar dan perhatikan, layak atau tidak untuk diteruskan. Cukup atau tidak waktu kita. Dan apakah ada ide penting di dalamnya, yang bisa kita konversi menjadi hal yang lebih bermanfaat.

Selamat menikmati Senin pagi yang indah! 🙂
——————

Artha Julie Nava
Certified Personal Branding Strategist | Certified Social Branding Analyst

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s